SELAMAT DATANG ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Search     A   B     D     F       I       L     N   O   P   Q   R   S     U     W     Y   Z
BERITA

:: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka ::

C © updated 120802
BERITA SINGKAT
INDEX BERITA   

garis

:::::: Berita garis

:::::: Wawancara garis
:::::: Opini
garis
:::::: Editorial
garis
:::::: Resensi
garis
:::::: Leadership
garis
:::::: Selamat HUT
garis
:::::: Pernikahan
garis
:::::: In Memoriam
garis
:::::: Sebelumnya
garis
:::::: Redaksi
garis

 
garis
garis

 

Terpilih, Dua Calon Rektor UI


Dua calon Rektor Universitas Indoensia (UI) periode 2002-2007 terpilih, yakni Prof Dr Martani Huseini (51) dan dr Usman Chatib Warsa SpMK PhD. Keduanya berhak maju ke tahap akhir setelah berhasil melewati proses fit and proper test tahap kedua yang dilakukan Majelis Wali Amanat (MWA)-UI untuk memilih dua dari empat orang calon rektor di Balai Sidang Kampus UI Depok, Senin (12/8)
Martani dan Usman berhasil mendapat enam suara. Sementara dua calon lainnya, yaitu Prof Dr Ir Djoko Hartanto kalah tipis dengan mendapat lima suara dan Prof Dr Jimly Asshiddiqie SH yang pada proses fit and proper test tahap pertama menduduki peringkat pertama hanya kebagian dua suara. Kedua calon terpilih, hari ini melakukan debat publik.
Dalam fit and proper test yang dipandu Faisal Basri SE MA ini, ada tiga hal utama yang dipertanyakan para anggota MWA yaitu soal sumber daya manusia (SDM), konsolidasi program akademik, dan anggaran.
 

Azyumardi Terpilih Lagi Jadi Rektor UIN


Prof Dr Azyumardi Azra terpilih kembali menjadi Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta periode 2002-2006. Azyumardi meraih 40 suara, menyisihkan dua pesaingnya, Nasarudin Umar (18 suara) dan Dien Syamsudin (11 suara) dalam pemilihan yang dilakukan Senat UIN, Sabtu 10/8/02 lalu.

Proses pemilihan berlangsung lancar. Kendati sebelumnya sekelompok mahasiswa yang menuntut pemilihan rektor diselenggarakan dengan pemilihan langsung mengancam akan memboikot proses pemilihan tersebut.
 

Soeharto Masih Alami Gangguan Berbahasa


Hasil pemeriksaan kesehatan terbaru oleh Tim Penilai Kesehatan dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, yang diumumkan di Kantor Kejaksaan Agung, Senin (12/8), menyatakan meski mantan Presiden Soeharto dapat melakukan kegiatan sehari-hari tanpa bantuan orang lain, stroke yang pernah dialaminya masih menyisakan gangguan berbahasa yang disebut afasia. Kemampuannya berbicara spontan dan mengerti pembicaraan orang lain terganggu berat, sedangkan modalitas bahasa yang lain terganggu sedang sehingga Soeharto tidak kompeten untuk berkomunikasi. Pemeriksaan dilakukan 10 dan 14 Juni 2002 yang berlangsung selama 90 menit dan 60 menit.


Pengumuman disampaikan langsung oleh Ketua Tim Penilai Kesehatan Dr dr Akmal Taher SpU, didampingi anggota tim dr Silvia Francina Lumempouw SpS dan Prof dr Jusuf Misbach SpS serta Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kejagung) Barman Zahir. Hadir juga Direktur Penuntutan I Made Yasa, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan Purwanto, dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) JW Mere dan Umbu Lage Lozari.

  

 

 

  Editorial

Kapur Sirih

 

Copyright © 2002 Ensiklopedi Tokoh Indonesia. All right reserved. Design and Maintenance by Esero