BERITA TOKOH INDONESIA

Kuntoro Mangkusubroto

Kepala BP-BRR Aceh-Nias

Mantan Menteri Pertambangan dan Enerji (1998-1999) ini ditetapkan sebagai Kepala BP-BRR Aceh Nias (Kepala Badan Pelaksana Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Wilayah dan Kehidupan Masyarakat Aceh Darussalam dan Kepulauan Nias), jabatan setingkat menteri, dan dilantik Presiden Yudhoyono di Istana Negara, Jakarta, 30 April 2005.

Nias Butuh Bantuan

674 Meninggal, Infrastruktur Rusak

Gunung Sitoli 8/4/2005: Bencana gempa tektonik berkekuatan 8,7 skala rihcter, tengah malam 28 Maret 2005, yang memorak-perandakan Nias dan daerah sekitarnya telah menelan jiwa hampir seribu orang. Media Center Lembaga Informasi Nasional (LIN) menginformasikan, jumlah korban yang sudah diidentifikasi meninggal dunia berjumlah total 674 orang.

A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
:: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka ::

 

  B E R I T A
 ► Berita
 ► Wawancara
 ► Opini
 ► Editorial
 ► Resensi
 ► Leadership
 ► Berita KIB
 ► Berita Tsunami
 ► Sebelumnya
 ► Redaksi
 
 ► Search
 ► Poling Tokoh
 ► Selamat HUT
 ► Pernikahan
 ► In Memoriam
 ► Majalah TI
 ► Redaksi
 

 

 


Tsunami Aceh-Nias  
 
   
Wapres Serahkan

Rancangan Rekonstruksi NAD

Banda Aceh 26/3/2005:  Wakil Presiden Jusuf Kalla menyerahkan rancangan rencana induk (master plan) tahap rekonstruksi dan rehabilitasi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) dan Sumatera Utara di Pendapa Gubernur NAD, Sabtu 26 Maret 2005, genap tiga bulan setelah bencana gempa dan tsunami (26 Desember 2004).  

World Harvest

Peresmian Sarana Pembelajaran

Aceh Besar 22/3/2005:  Community Transformation Center (CTC), sebuah sarana pembelajaran dan pelatihan masyarakat yang dibangun World Harvest di Desa Neuheun, Aceh Besar, NAD, diresmikan Selasa, 22 Maret 2005. CTC dirancang berfungsi sebagai tempat masyarakat berkumpul, belajar, berlatih dan menciptakan lapangan kerja.  

Kevin Cook

World Vision Bantu Aceh

Banda Aceh, 25/02/05: Dengan dukungan World Food Program (WFP), World Vision (WV) telah melaksanakan berbagai program membantu korban Tsunami di Aceh. Bantuan lembaga ini mencakup bantuan pangan, non-pangan, perlindungan anak dan umum, air dan sanitasi dan kesehatan. Demikian Kevin Cook, Communication Manager World Vision, 24 Februari 2005.

 

Brigjen David Chalmers

Tentara Australia Tinggalkan Aceh

Banda Aceh, 25/02/05: Brigjen David Chalmers, Komandan Bantuan Tentara Australia di NAD, mengatakan bahwa pihaknya akan meninggalkan Aceh dalam waktu 2 atau 3 minggu mendatang. Kehadiran pihaknya terhitung sejak sehari setelah bencana Tsunami melanda Aceh dan Sumatera Utara, 26 Desember 2004.

 

Alwi Shihab

Aceh Masuki Tahap Transisi

Banda Aceh 5/2/05: Menko Kesra Alwi Shihab, yang juga menjabat Ketua Satkorlak NAD, mengatakan, keadaan darurat sudah berakhir. Aceh kini memasuki tahap transisi menuju rehabilitasi dan rekonstruksi, sebagai tahap penyempurnaan dari apa yang sudah dilakukan selama ini seperti penyediaan tempat tinggal atau penampungan.

 

Bantuan Aceh

BHN Jepang, Islamic Relief dan Mer-C

Banda Aceh 12/2/05: Posko Kominfo-LIN NAD menginformasikan kunjungan dua anggota BHN-NGO dari Jepang, Mr. Fumio Kaneko dan Mr. Akihide Tomoda ke Banda Aceh (9-12 Pebruari 2005). Juga kegiatan Islamic Relief di Aceh dan dioperasionalkannya kembali Rumah Sakit Malahayati oleh Mer-C dan telah melayani 50 pasien per hari selama 24 jam.

 

Januari-Februari

Telkom Bebaskan Tagihan

Banda Aceh 1/2/05: Media Center LIN menginformasikan bahwa pihak Telkom akan membebaskan tagihan bulan Januari dan Pebruari 2005 untuk 10 titik layanan yang mengalami kerusakan cukup besar akibat bencana, yaitu Banda Aceh, Darussalam, Lamteumen, Lhoknga, Lambaro, Meulaboh, Calang Jeuram, Lamno dan Teluk Dalam di Nias.

 

Pasca Tsunami H+35

Evakuasi Korban dari Medan Sulit

Banda Aceh 31/1/05: Posko Bakornas PBP sebagaimana diinformasikan Media Center-LIN (31/1/05) melaporkan evakuasi jenazah telah semakin mengarah ke medan yang sulit seperti rawa-rawa dan sungai, sehingga memerlukan peralatan sekop, cangkul, sepatu boat, serta penambahan kantong mayat. Pelaksanaan evakuasi itu disinkronkan dengan kegiatan pembersihan kota.

 

Pasca Tsunami H-31

Sekolah Dimulai Kembali

Banda Aceh, 27/1/05: Satu bulan setelah benca gempa dan tsunami melanda Nanggroe Aceh Darussalam dan Sumatera Utara (Nias), sekolah-sekolah dibuka kembali. Pencanangan kembali dibukanya sekolah di NAD dan Nias dilakukan Mendiknas Bambang Sudibyo di sekolah tenda di Markas Korem 012 Teuku Umar, Meulaboh, Aceh Barat dan di Simeulue Timur, Kamis 26/1/05.

 

Pemerintah-PBB Sepakat

Empat Prioritas Kerja

Banda Aceh, 26/1/05: Empat minggu setelah peristiwa bencana alam gempa bumi dan badai tsunami melanda wilayah Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) dan Nias (Sumatera Utara), pada 26 Desember 2004, pemerintah bersama badan dunia PBB sepakat akan melaksanakan empat (4) prioritas kerja dalam satu bulan ke depan. Keempar prioritas kerja itu adalah:

 

Pasca Tsunami H-30

Korban Meninggal 173. 981 Jiwa

Banda Aceh, 25/1/05:  Jumlah korban yang meninggal akibat gempa dan tsunami di NAD dan Sumut mencapai sekitar 173. 981 jiwa (173.741 jiwa di NAD dan 240 jiwa di Sumut) dan 89.832 di antaranya telah dimakamkan. (Data Departemen Kesehatan pada pukul 08.24 tanggal 23 Januari 2005). Korban luka yang dirawat inap 2.512 orang dan rawat jalan 55.011 orang.

 

Panglima TNI

Calang Akan Dibangun Segera

Banda Aceh, 24/1/05:  Panglima TNI dalam waktu dekat akan mengerahkan 4.000 Personil TNI untuk membangun infrastruktur yang rusak dan memobilisasi daerah-daerah tertutup yang kondisinya sangat memprihatinkan, seperti Calang. Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto mengemukakan hal itu kepada pers di pelabuhan Malahayati, Minggu siang (23/1).

 

Relokasi Pengungsi

Pemerintah Sewa Tanah Penduduk

Banda Aceh 24/1/05: Pemerintah tidak hanya membangun relokasi pengungsi korban gempa dan tsunami NAD di tanah milik negara, tetapi juga akan menyewa tanah milik rakyat yang berlokasi tidak jauh dari Banda Aceh. Luas lahan yang diperlukan 3 -10 ha. Bagi masyarakat yang bersedia menyewakan tanahnya bisa menghubungi Posko Satkorlak di Pendopo Gubernur.

 

Pasca Tsunami H-25

Data Depkes 166.320 Meninggal

Jakarta 20/01/05: Data terakhir dari Departemen Kesehatan, jumlah korban meninggal akibat gempa dan badai tsunami di Provinsi NAD dan Sumut diperkirakan 166.320 jiwa (NAD 166.080 dan Sumut 240). Dari jumlah itu yang telah dimakamkan 89.832 orang. Korban yang menjalani rawat inap di rumah sakit sebanyak 1.736 orang dan rawat jalan 36.881orang.

 

Direktif Presiden:

Sempurnakan Organisasi Bakornas PBP

Jakarta 17/01/05: Presiden Susilo Bambang Yudhonyono mengeluarkan lima direktif untuk meningkatkan semua langkah-langkah yang telah dilakukan menangani bencana di NAD dan Sumut, khususnya dalam tahap kedaruratan, di antaranya penyempurnaan struktur organisasi Bakornas PBP demi peningkatan koordinasi pelaksanaan, pengendalian dan evaluasi.

 

Pasca Tsunami H-22

122.361Orang Meninggal & Hilang

Jakarta 17/01/05: Posko LIN-Kominfo di Banda Aceh melaporkan (16/1/05), jumlah korban meninggal akibat gempa dan tsunami di NAD dan Sumut (26/12/04) mencapai 110.229 orang (NAD 109.968 orang dan Sumut 261 orang). Sedangkan korban hilang mencapai 12.132 orang (NAD 12.108 dan Sumut 24 orang). Mereka yang hilang diperkirakan meninggal atau dipengungsian.

 

Paca Tsunami H-20

81.665 Dimakamkan, 132.172 Hilang

Jakarta 16/01/05: Bakornas PBP Posko Gempa Tsunami Aceh dan Sumut melaporkan secara keseluruhan sampai hari Sabtu 15/1/05 korban gempa dan gelombang tsunami di NAD yang telah dievakuasi dan dimakamkan 81.665 jenazah. Sementara jumlah korban hilang dilaporkan 132.172 orang. Sementara di Sumatera Utara korban meninggal 130 orang dan hilang 24 orang.

 

Paca Tsunami H-18

Terbuka 90% Jalan Utama Banda Aceh

Jakarta 14/01/05: Pembersihan kota Banda Aceh dan sekitarnya terus berlanjut sehingga 90 % jaringan jalan utama  telah terbuka, kecuali lorong-lorong dan jaringan jalan dekat pantai (Lhoknga dan Uleelheu) belum dibesihkan. Jenazah korban yang sudah dievakuasi dan dimakamkan 70.157 orang, dari sekitar 95.000 jiwa yang diperkirakan meninggal dan sekitar 77.000 jiwa hilang.

 

Bakornas PBP

Telah Dievakuasi 65.594 Jenazah

Jakarta 13/01/05: Bakornas PBP menginformasikan jumlah korban yang telah dievakuasi dan dimakamkan sampai 10 Januari 2005 sebanyak 65.594 jenasah. Sementara, jumlah korban meninggal menurut data Departemen Kesehatan 11 Januari 2005 diperkirakan sekitar 95.000 jiwa dan korban hilang sekitar 77.000 jiwa. Jumlah relawan sebanyak 1.897 orang (10/1/05).

 

Menko Kesra

Aceh Bersih 10 Hari Lagi

Banda Aceh 11/01/05: Menko Kesra Alwi Shihab mengintruksikan seluruh jajaran operasi penanganan bencana gempa dan tsunami di Aceh untuk menyelesaikan kegiatan pembersihan jenazah dan puing-puing dalam waktu dua minggu terhitung sejak Jumat 7 Januari 2005. Atau sepuluh hari sejak hari ini, Selasa 11/1/05. Target pemebrsihan itu sebagai prioritas

 

Pasca Tsunami

Banda Aceh Mulai Aktif

Banda Aceh 10/01/05: Dua pekan setelah peristiwa Bencana Alam Aceh dan Sumut (26/12-2004), Kota Banda Aceh sudah mulai padat kesibukan. Masjid Raya Baiturrahman untuk pertamakali sudah dapat digunakan untuk Shalat Jumat (6/1-2005). Demikian pula jalan-jalan umum sudah mulai lancar, pasar dan toko mulai berbenah dan dibuka kembali.

 

Menko Kesra:

Relokasi Pengungsi Prioritas

Banda Aceh 10/01/05: Menko Kesra Alwi Shihab, selaku Penanggungjawab Harian Penanganan Bencana Aceh dan Sumut, menekankan, relokasi bagi para pengungsi akan dijadikan program prioritas. Program resetlement (penempatan kembali pengungsi) itu dianggap Shihab sebagai program terpenting dari semua program yang ada di bidang penanganan bencana Aceh dan Sumut.

 

=> Daftar (Jumlah) Korban Tsunami di Aceh dan Sumut

 

Majalah TI

Mar’ie Muhammad

Bangun Aceh dengan Identitasnya

Ketua Umum PMI Mar’ie Muhammad mengatakan, secara bertahap tetapi konsisten dan pencapaiannya terukur, yang hendak dituju dalam jangka waktu 5-10 tahun yang akan datang melalui berbagai tahapan adalah membangun kembali masa depan Aceh dengan identitas, budaya, adat-istiadat, tradisi, dan kepercayaan mereka.

 

Solidaritas

Deklarasi KTT Dampak Tsunami

Banda Aceh 7/1/05: Pertemuan Khusus Para Pemimpin Asean mengenai Dampak Gempa Bumi dan Tsunami yang berlangsung sehari di Jakarta, 6 Januari 2005, telah mengeluarkan Deklarasi tentang Aksi untuk Memperkuat Bantuan Darurat, Rehabilitasi, Rekonstruksi dan Pencegahan Atas Dampak Bencana Gempa Bumi dan Tsunami pada Tanggal 26 Desember 2004.

 

25 Delegasi

KTT Tsunami 6 Januari

Jakarta TI-04/01/05: Konferensi Khusus Para Pemimpin ASEAN Pascagempa Bumi dan Tsunami akan berlangsung di Jakarta hari Kamis 6 Januari 2005. Lebih 25 delegasi negara dan lembaga internasional akan menghadiri konferensi tersebut yang akan membahas program-program bantuan bagi negara-negara Asia yang terkena musibah badai tsunami.

 

 

=> Daftar (Jumlah) Korban Tsunami di Aceh dan Sumut

 

Bantuan Garuda

Kargo Gratis Garuda ke Aceh

Cengkareng 5/1/05: Maskapai penerbangan Garuda memberikan angkutan kargo gratis (free of charge) barang bantuan ke Aceh. Selain itu, Garuda juga memberikan bantuan kemanusiaan sebesar Rp 500 juta (Rp 300 juta bea siswa bagi mahasiswa Aceh dan Rp 200 juta untuk bantuan kemanusiaan) serta fasilitas penumpang gratis yang menelan biaya Rp 1 miliar.

 

Bakornas PBP

Posko Penanganan Bencana Aceh

Jakarta 31/12/04: Rapat Terbatas Tingkat Menteri Bidang Kesra yang dipimpin oleh Wakil Presiden Rl/Ketua BAKORNAS PBP pada hari Rabu, tanggal 29 Desember 2004 memutuskan beberapa hal dalam rangka langkah-langkah koordinasi penanganan dan penyelesaian masalah bencana Aceh.

 

Presiden SBY Serukan

Gelar Konferensi Korban Tsunami

Jakarta 3112/04: Presiden Susilo BY melakukan berbagai upaya dalam rangka menangani bencana gempa dan tsunami di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam dan Sumut. Salah satu, SBY meminta dan menyerukan kepada PBB menjadi sponsor penyelenggaraan konferensi internasional untuk membantu negara-negara yang terkena bencana tsunami.

 

Relawan dan Bantuan

Difasilitasi Penerbangan Gratis

Jakarta 31/12/04: Dalam upaya memperlancar pengiriman relawan dan penyaluran bantuan kemanusiaan ke Aceh dan Sumut, pemerintah melalui Kementerian Bidang Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) memfasilitasi pengangkutan (penerbangan) secara cuma-cuma.


BERITA SEBELUMNYA

 

BERITA 2005

::

:: Nias Butuh Bantuan

:: Wapres Serahkan Rancangan Konstruksi NAD
:: World Harvest: Peresmian Sarana Pembelajaran
:: Kevin Cook: World Vision Bantu Masyarakat Aceh
:: Tentara Australia Tinggalkan Aceh

:: BHN Jepang, Islamic Relief dan Mer-C Bantuan Aceh

:: Alwi Shihab: Aceh Masuki Tahap Transisi

:: Telkom Bebaskan Tagihan Januari-Februari
:: H+35, Evakuasi Korban dari Medan Sulit
:: Pasca Tsunami H-31, Sekolah Dimulai Kembali
:: Pemerintah-PBB Sepakat Empat Prioritas Kerja

:: Pasca Tsunami H-30, Korban Meninggal 173. 981 Jiwa

:: Panglima TNI, Calang Akan Dibangun Segera
:: Relokasi Pengungsi, Pemerintah Sewa Tanah Penduduk

:: Pasca Tsunami H-25, Data Dpekes 166.320 Meninggal
:: Tsunami H-22: Meninggal 110.229, Hilang 12.132 Orang

:: Presiden: Reorganisasi Bakornas PBP

:: Pasca Tsunami H-20, 81.665 Dimakamkan, 132.172 Hilang

:: Telah Terbuka 90% Jalan Utama Banda Aceh

:: Bakornas PBP, Telah Dievakuasi 65.594 Jenazah
:: Menko Kesra, Aceh Bersih 10 Hari Lagi

:: Pasca Tsunami, Banda Aceh Mulai Aktif

:: Menko Kesra: Relokasi Pengungsi Prioritas

:: Presiden: Jamin Korban Anak Yatim

:: Akibat Tsunami, 2.742 Sarana Ibadah Rusak

:: Deklarasi KTT Dampak Tsunami

:: 1178 Tenaga Medis, Depsos Salurkan 969 ton Beras

:: RS Zainal Abidin Berfungsi, 36.266 Jenazah Dievakuasi

:: Sejuta Anak Pengungsi Aceh

:: Upaya Tim Depdagri Pulihkan Pemerintahan NAD

:: Kargo Gratis Garuda ke Aceh

:: Wapres: 3 Tahap Tanggulangi Bencana Tsunami

:: PMI Fokus di Meulaboh

:: Lindungi Anak Korban Tsunami

:: KTT Tsunami 6 Januari

:: Pengungsi Terus Bertambah

:: Difasilitasi Penerbangan Gratis

:: Daftar (Jumlah) Korban Tsunami di Aceh dan Sumut

:: Presiden: Gelar Konferensi Korban Tsunami

:: Posko Penanganan Bencana Aceh

 

BERITA 2004

BERITA 2003

BERITA 2002