BERITA TOKOH INDONESIA
A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
:: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka ::
  B E R I T A
 ► Berita
 ► Wawancara
 ► Opini
 ► Editorial
 ► Resensi
 ► Leadership
 ► Sebelumnya
 ► Majalah TI
 ► Nusantara
 ► Search
 ► Poling Tokoh
 ► Selamat HUT
 ► Pernikahan
 ► In Memoriam
 ► Redaksi
 ► Buku Tamu
 

 


 
Parpol Deklarasi Bersama

Kampanye Damai dan Tertib


Berita Tokoh 12/7/2008: Para pimpinan 34 partai politik kontestan Pemilu 2009 secara bersama mendeklarasikan (berjanji): akan melakukan kampanye damai, tertib, aman dan lancar; dan akan melakukan kampanye secara penuh edukatif dan bertanggungjawab demi kepentingan bangsa dan negara.

 

Seusai ikrar kampanye damai itu diucapkan bersama di hadapan Ketua dan Anggota KPU di Gedung KPU Jalan Imam Bonjol Jakarta, Sabtu malam 12/7/2008, para pimpinan parpol itu selanjutnya membubuhkan tandatangan masing-masing di satu papan white board berukuran besar.


Sebelumnya, KPU juga telah menetapkan 34 Parpol peserta Pemilu 2009. Juga telah menetapkan masa kampanye Pemilu 2009 dimulai tanggal 12 Juli 2008 sampai 5 April 2009. Pada tahap awal, dilakukan kampanye tertutup dan promosi parpol di media. Sementara kampanye yang melibatkan massa baru akan dimulai Maret 2009.

Kampanye Pemilu 2009 dibagi dalam 3 zone. Setiap kelompok partai yang terdiri antara 11-12 parpol akan melakukan kampanye bergiliran di setiap zona setiap minggunya.
Zone pertama meliputi wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Kepulauan Bangka Belitung, Kep Riau dan DKI Jakarta.

Zone kedua meliputi Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Banten, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan. Zone ketiga meliputi Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.

Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary dalam sambutannya berharap seluruh parpol untuk tetap menepati deklarasi mereka. Dia berharap, masa kampanye yang panjang ini dimanfaatkan parpol demi pendidikan rakyat. ''Jangan sampai hanya karena kampanye, rakyat menjadi terpecah belah,'' kata Hafiz penuh harap.

Hafiz mengatakan proses yang panjang tersebut, bisa dimanfaatkan menggugah kembali minat masyarakat untuk memilih. Tidak hanya visi dan misi, kampanye parpol diharapkan bisa membantu program KPU menyosialisasikan setiap proses pemilu. 'Caleg juga bisa lebih dimaksimalkan lebih dekat dengan masyarakat.

 

Abdul Hafiz Anshary mengungkapkan kecederungan kejenuhan dan kekecewaan masyarakat terhadap pemimpin politik. Menurutnya, hal itu mengakibatkan partisipasi masyarakat terhadap kegiatan politik, seperti pilkada, menjadi rendah. Oleh karena itu, dia berharap, parpol peserta Pemilu 2009 harus mampu mengajak masyarakat berpartisipasi menggunakan hak pilihnya.

"Dalam pengamatan di lapangan akhir-akhir ini, terdapat fenomena rendahnya tingkat partisipasi masyarakat dalam pilkada,” katanya. Rendahnya tingkat partisipasi itu disebabkan oleh beberapa faktor, seperti kejenuhan masyarakat, kekecewaan kepada pemimpin politik, dan kurangnya sosialisasi pemilu.

Oleh karena itu, lanjutnya, dalam kampanye damai Pemilu 2009, parpol harus mampu meningkatkan partisipasi masyarakat.

Anshary mengatakan, kampanye damai Pemilu 2009 memiliki makna penting.

 

Ketua Pokja Tahapan Kampanye Parpol KPU Sri Nuryanti menjelaskan, sosialisasi kampanye baru dilakukan Kamis 10/7 lalu. Sesuai prosedur bahwa parpol harus memberikan pemberitahuan tiga hari sebelum masa kampanye kepada kepolisian, maka parpol baru mulai efektif mengajukan pemberitahuan sejak Jumat (11/7). Maka, mungkin, parpol akan memulai efektif kampanye Senin 14/7. ►e-ti/bhs

 

  BERITA LAINNYA  
= Deklarasi Kampanye Damai dan Tertib
= Kampanye Mulai 12 Juli 2008
= Nomor Parpol Pemilu 2009
= 34 Parpol Peserta Pemilu 2009
= SKB Tentang Ahmadiyah
= Penerima Kalpataru dan Adipura 2008
= Pintu Air Manggarai Lindungi Menteng
= Awal Ramadhan 1427 H
= Maklumat Keindonesiaan
= Gempa Yogya Tewaskan 4.611 Orang
= Buron BLBI Ditangkap di AS
= Purnawirawan TNI-AD Tolak MoU Aceh
= Damai, Damai, Damailah Aceh
= DPR Pilih Anggota Komisi Yudisial
= Aljazair Anugerahkan Medali kepada 13 Tokoh Indonesia.
= 36 Tokoh Iklan Kenaikan Harga BBM
= Harga BBM Naik
= Tidak Semua Eselon I Akan Diganti
= Kementerian Negara Kominfo Jadi Departemen
= Ical, Sugiharto, dan Suryadharma Dapat Nilai Terendah
= M Samsul Arif, Kinerja Belum Sentuh Substansi
= Presiden Tak Pernah Janji Soal 100 Hari
= Dikritik, SBY Ngaku Lapang Hati
= Paul Sutaryono: 100 Hari Pemerintah dan Industri Perbankan
= FKB Kecewa, SBY-JK Tekesan Masih Kampanye
= Masalah 100 Hari, Presiden Terjebak Jargon Sendiri
= Seratus Hari Tanpa Perubahan Signifikan
= Gebrakan 100 Hari Tanpa Gebrakan
= Megawati: Janji SBY di Awang-awang
= Kinerja Kementerian BUMN Buruk