|
|
KPU Undi
Jakarta, 9/7/2008: Komisi Pemilihan Umum (KPU), Rabu (9/7/2008) di Jakarta,
melakukan undian nomor urut partai politik untuk
Pemilu 2009. Undian itu dihadiri dan dilakukan para pimpinan partai.
Hanura No.1, Gerindra 5, Barnas 6, PKS 8, PAN 9, PKB 13, Golkar 23, PPP
24, PDS 25, PDIP 28, PD 31. Berikut ini urutannya:
KPU Umumkan
Jakarta 7 Juli 2008: Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary, Senin (7/7/2008) malam, mengumumkan 34 partai politik nasional
yng
ditetapkan sebagai peserta Pemilihan Umum 2009. Terdiri dari 16 parpol
lama yang memiliki kursi di DPR dan 18 parpol baru
yang lolos verifikasi faktual. Juga 6 partai politik lokal di Aceh.
Wapres Jusuf Kalla
Jakarta, Sabtu 28/6/2008: Wakil Presiden Jusuf Kalla mengajak para
tokoh pemimpin bangsa untuk menghindari kepemimpinan yang membawa bangsa
Indonesia menjadi bangsa pemarah terlebih dengan alasan agama.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
Jakarta, 24 Juni 2008: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam pidato
pembukaan 2nd World Peace Forum, di Hotel Sultan Jakarta, Selasa (24/6)
malam menegaskan, tidak ada agama yang mengajarkan kekerasan.
Prof Ris Syamsuddin Haris
Surat Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Dalam Negeri, dan Jaksa
Agung tentang nasib Jemaat Ahmadiyah Indonesia adalah contoh mutakhir
bahwa pemerintah cenderung bekerja berdasar tekanan publik. Pemerintah
tidak memiliki orientasi dan visi yang jelas, ke mana bangsa ini hendak
dibawa.
Pdt Langsung Maruli Sitorus:
Pendeta Mangaradja Hezekiel Manullang telah membantu melayarkan suatu
perahu, yang didalamnya Batak dan Indonesia menyatu. Dari dia orang dapat tahu, berpolitik dan berpartai bukan suatu
hal yang tabu, pendeta pun bisa menjadi pelaku, asal demi bangsa,
kerukunan dan kemajemukan yang menyatu.
Penghargaan LH
Jakarta Kamis, 5 Juni 2008: Sebagai bentuk apresiasi pemerintah atas
peran warga atau kelompok masyarakat dalam pengelolaan lingkungan hidup,
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyerahkan penghargaan Kalpataru dan
Adipura di Istana Negara. Kamis (5/6) pagi di Istana Negara.
|
|
|
|
|
|
|
|
 |
|
 |
|
|
|
|
|
|
|
 |
Survei Indo Barometer
Jakarta, 29 Juni 2008: Untuk pertama kali Megawati Soekarnoputri
mengungguli popularitas SBY. Survei Indo Barometer
5 Juni-16 Juni 20, dengan 1.200 responden di 33 provinisi, untuk
pertanyaan tertutup siapa calon presiden, 30,4 persen responden
memilih Megawati Seokarnoputri, dan SBY 20,7 persen.
Ch Robin Simanullang
Bagian Satu: Setiap kali mengunjungi Al-Zaytun, kami selalu menemukan
inspirasi yang menjadi pencerahan dan guide to action untuk
berbudaya toleransi dan perda-maian. Inspirasi yang memberi
jawaban, bagaimana agar setiap orang (penulis) melalui karyanya menjadi
berguna bagi sesama dan rahmat bagi semesta alam.
|
 |
|
|
|
|
|
|
Djoko Santoso
(Refleksi Satu Abad Kebangkitan Nasional, oleh Jenderal Djoko Santoso
Panglima TNI). Di tengah-tengah se-mangat kita mengusung reformasi
nasional menuju masa depan bangsa yang lebih baik, kita pun dirisaukan
dengan berbagai fenomena yang mengindikasikan menurun-nya semangat
nasionalisme bangsa kita.
|
|
|
|
►BERITA 2008
= Deklarasi Kampanye Damai dan Tertib
= Kampanye Mulai 12 Juli 2008
= Nomor Parpol Pemilu 2009
= 34 Parpol Peserta Pemilu 2009
= Megawati Ungguli SBY
= Wapres:
Hindari Pemimpin Pembawa Amarah
=
Presiden: Tidak Ada Agama Ajarkan Kekerasan
= SKB Tentang Ahmadiyah
= Penerima Kalpataru dan Adipura 2008
= Al-Zaytun Sumber Inspirasi
=
Seabad Harkitnas,
Indonesia Bisa
= Nasionalisme dan Globalisasi
= Probo Bebas, Siap Bertani
= DPR Tolak Cagub BI Agus dan Pardede
= Astana Giribangun, 3000 Orang/Hari
= Mantan Presiden Soeharto Wafat
= Pengacara:
Pak Harto Tidak Besalah
= Cendana Tolak Nego SBY
= Pak Harto
dalam Kondisi Sangat Kritis
= Pak
Haro Dirawat Inap di RSPP
|
|
Pidato Presiden RI
Presiden SBY dalam
pidato Peringatan 100 Tahun Harkitnas, me-ngatakan
untuk menjadi bangsa yang berhasil, ada tiga syarat fundamental yang
harus kita bangun dan miliki, yaitu: Pertama,
memperkuat kemandirian; Kedua, memiliki daya saing yang
makin tinggi; Ketiga, memiliki peradaban
bangsa yang mulia.
|