|
OPINI TOKOH INDONESIA
= Parpol dan Pemilu 2009
= Dilema Pemerintahan
SBY
= Agama yang Tidak Menghakimi
= Al-Zaytun Sumber Inspirasi
=
Panglima TNI: Nasionalisme & Globalisasi
=
Djisman: Persaingan Tajam 2008
= Puasa dan Kejujuran
= Konsern atas Reformasi TNI
= Negara Tanpa Negarawan
= Apa yang Dijanjikan Jauh dari Harapan
=
TNI Mungkin Kembali ke Politik Praktis
= Pluralisme dan Kemerdekaan Beragama
= Islam Radikal Memang Ada
=
Interdependensi, Fitrah Manusia
= The Da Vinci Code
dan Kematangan Ber
= Islam
dan Kebebasan Berekspresi
=
Bismar Siregar: Korupsi Hati Nurani
= Yenny:
Gus Dur dan SBY
=
Toleransi Versus Intoleransi
=
Jacob Oetama: Sewindu Reformasi
=
Manajemen Korupsi di Indonesia
= Keteduhan dalam Rumah Indonesia
=
Nasib Buruk Probosutedjo
=
Hidup Penuh Pengharapan
= Tenggang Versus Toleransi
= Masa Depan Ekonomi Politik di Daerah
= Rauf Purnama:
Nilai Tambah SDA
= Tiga Arah Kebijakan BI
=
Negara Sebagai Arena
= Budaya dan Etos Kerja
= Dochak Latief Perdagangan yang Islami
= Popularitas vs Kepribadian Politik
= Pilih Megawati atau Susilo?
=
Dapatkah Investasi Pendorong Ekonomi?
= Kepekaan Teologi pada Tanda Zaman
= The Passion of The Poor
=
Soal Pasal "Kudeta"
= Jamu, Obat Sepanjang Zaman
= Megawati dan Media Massa
=
Megawati Opera Sabun III
=
Megawati Opera Sabun II
=
Hubungan Sipil-Militer
=
Bom Malam Natal dan JI
= Ironi, jika Akbar Penjarakan
Golkar
= Membaca Peta Pemilihan Presiden 2004
= Korelasi Harga Beras, Pupuk dan Gas
= Hentikan Kerjasama dengan IMF
= Mengangkat Orang-orang Baik
= Jurnalisme Kepiting Jakob Oetama
===================================
Yenny Zannuba Wahid
Jika dibaca sepenggal, "gertakan" KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur
yang menyatakan akan membentuk pemerintahan baru jika pemerintahan
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak menegakkan hukum dengan benar,
terasa seram.
Zuhairi Misrawi Bila muncul pertanyaan, mana lebih mudah, menjadi toleran atau
intoleran, maka sementara ini harus diakui, menjadi intoleran lebih
mudah daripada menjadi toleran. Faktanya, tindakan intoleran seperti
kekerasan, intimidasi, penyerangan, bahkan terorisme telah menjadi laku dari sebagian kelompok atau
ormas.
Jakob Oetama
Dalam bulan Mei—tepatnya 20 Mei—gerakan Reformasi Indonesia berusia 8
tahun, satu windu. Apa bedanya 8 tahun dengan satu windu: barangkali
beda dalam konotasi—8 tahun faktual—prosais. Sewindu berkonotasi periode
yang berdimensi. Sekurang-kurangnya berdimensi untuk kita refleksikan
secara khusus.
Prof.Dr. Laurence Adolf Manullang (10)
Pemberitaan korupsi di Indonesia tidak berhenti walaupun ada sekelompok
tertentu manuvering mengalihkan perhatian ke isu lain. Tampaknya
SBY konsisten pada komitmennya. Hanya saja jangan biarkan SBY sendirian
pasang badan, sementara yang mengelilinginya berjalan di tempat,
menanggapi setengah hati, bahkan berusaha memadamkan.
Samsudin Berlian
Aduh seram! Katanya ada aliran agama di Indonesia yang kerjanya tak lain
menyuruh orang ambil jalan sesat keliru menuntun orang ke neraka jahanam.
Ah lega! Katanya ada pengawal agama yang tegas tuntas menjaga orang dari
kesesatan, kekeliruan, kesalahjalanan.
Irman Gusman
Diskursus mengenai dinamika ekonomi politik di daerah, akhir-akhir ini
terus menguat seiring dengan eskalasi partisipasi publik dalam ranah
demokratisasi di tingkat lokal, terutama dengan berlangsungnya otonomi
daerah dan pemilihan kepala daerah secara langsung.
Kondisi tersebut cukup membanggakan.
Umar Juoro
Melihat perkembangan ekonomi dalam Triwulan I/05, di satu pihak
menunjukkan adanya optimisme meningkatnya investasi yang menggantikan
konsumsi masyarakat sebagai penggerak utama perekonomian, namun di lain
pihak adanya kekhawatiran karena perkembangan ini tidak bersifat
berkesinambungan (sustainable), sebagaimana diperlihatkan perkembangan
pertriwulannya ( q-to-q) dan menurunnya indeks kepercayaan bisnis dan
konsumen.
William Chang
Film
The Passion of Christ menuai protes (termasuk kelompok Yahudi) yang
menyadari ketaklayakan perilaku sadistis dan kejam nenek moyang orang
Israel. Kebencian kaum Farisi, Herodian, imam-imam Yahudi, dan penguasa
politik menyulut orang dengan teriakan, "Salibkanlah Dia!" Ibarat anak domba digiring ke pembantaian, Bukit Tengkorak.
Andreas A Yewangoe
Tentu saja ini bahasa agama. Dan, bahasa agama selalu bersifat optimis.
Bahasa itu selalu menunjuk pada sesuatu yang melampaui ranah sejarah ini.
Bahasa agama selalu mengatasi apa yang dialami sekarang. Memang mesti
begitu. Kalau tidak, agama akan kehilangan maknanya bagi kehidupan manusia.
Agama akan kehilangan gregetnya bagi keselamatan manusia.
Burhanuddin Abdullah (2)
Di
bawah kepemimpinannya, Bank Indonesia merumuskan tiga arah kebijakan. Kebijakan itu dimaksudkan
untuk mempercepat pewujudan perbankan kembali andal, terpercaya dan mampu menopang pertumbuhan ekonomi
sekaligus menjawab berbagai permasalahan dan tantangan ke depan.
Dochak Latief
Perdagangan merupakan jenis kegiatan ketiga sesudah masyarakat nomad,
masyarakat pertanian, dan pertukangan. Kegiatan perdagangan sudah terjadi
sejak zaman kuno sejak silent trade atau perdagangan yang membisu karena
komunikasi dengan bahasa berbeda belum dapat dilakukan terutama di daerah
Mediteranian.
BRAy Mooryati Soedibyo, Opini (2)
Jamu sudah dikenal di Indonesia khususnya di Jawa sebagai perawatan
kesehatan sehari-hari, maupun sebagai sarana pemulihan kesehatan bila
sembuh dari sakit. Dengan demikian penggunaaan jamu sejak dahulu kala
bermanfaat untuk prefentif, promotif, curatif, dan rehabilitatif.
Agus Wirahadikusumah (1951-2001)
= Visi, Misi dan Aksi. Tulisan ini lebih sebagai refleksi pribadi
daripada karya ilmiah yang tersusun secara ketat atas apa yang saya pahami
tentang hubungan sipil-militer selama ini. Era reformasi ternyata memberi
kesempatan kepada kita semua untuk mengaktualisasikan diri.
Ir Rauf Purnama (5)
Selama ini kemampuan daya beli petani (harga gabah) selalu dijadikan
sebagai dasar perhitungan untuk menentukan harga pupuk. Namun secara
langsung belum ada korelasi harga gabah dengan harga gas. Dalam
membicarakan berapa harga gas untuk pabrik pupuk dan harga pupuk untuk
petani, sering berlangsung tanpa memiliki formula.
Prof. Dr. Bambang Sudibyo (2)
Ia menyambut gembira keputusan pemerintah untuk
merealisasikan penghentian kerja sama dengan IMF. Namun, suatu strategi
keluar dari ketergantungan pada IMF yang hanya berperspektif fiskal,
moneter, dan psikologi pasar tanpa adanya skenario penataan ulang ekonomi
makro Indonesia yang berwawasan nasionalisme dan kemandirian memiliki kans
yang kecil untuk berhasil.
Satjipto Rahardjo
Tulisan ini ingin berbicara tentang usaha kita mendorong bangkit atau
tampilnya orang-orang baik negeri ini dalam sektor kehidupan publik.
Selama ini kita terlalu banyak menyoroti keburukan institusi kita, seperti
keuangan, pengadilan, birokrasi, dan parlemen.
Oleh Satrio Arismunandar
Kompas 23/01/03: Untuk kesekian kalinya, Presiden Megawati Soekarnoputri,
yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan (PDI-P), mengritik keras pers
Indonesia. Dalam pidato politik di depan massa PDI-P di Jakarta Selatan,
21 Januari 2003, ia menyebut pemberitaan pers Indonesia sebagai njomplang
(berat sebelah), njlimet (rumit) dan ruwet (Kompas, 22/1).
|
|
Ikrar Nusa Bhakti
OPINI Profesor Riset di Pusat Penelitian Politik LIPI (Lembaga
Ilmu Pengetahuan Indonesia): Fantastis! Itulah kata yang terlontar saat Komisi Pemilihan Umum
atau KPU, 7 Juli 2008, mengumumkan 34 partai politik nasional dan enam
parpol lokal di Aceh akan mengikuti Pemilihan Umum 2009.
Prof Ris Syamsuddin Haris
Surat Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Dalam Negeri, dan Jaksa
Agung tentang nasib Jemaat Ahmadiyah Indonesia adalah contoh mutakhir
bahwa pemerintah cenderung bekerja berdasar tekanan publik. Pemerintah
tidak memiliki orientasi dan visi yang jelas, ke mana bangsa ini hendak
dibawa. Muhadjir Darwin
Ibu Pertiwi menangis karena kebhinnekaan dicederai di negeri yang
sebelumnya dikenal dunia sebagai model kerukunan hidup beragama, di
negara yang para ulamanya sering berteriak keras, meyakinkan kepada
dunia bahwa Islam adalah agama perdamaian.
Ch Robin Simanullang
Bagian Satu: Setiap kali mengunjungi Al-Zaytun, kami selalu menemukan
inspirasi yang menjadi pencerahan dan guide to action untuk
berbudaya toleransi dan perda-maian. Inspirasi yang memberi
jawaban, bagaimana agar setiap orang (penulis) melalui karyanya menjadi
berguna bagi sesama dan rahmat bagi semesta alam.
Djoko Santoso
(Refleksi Satu Abad Kebangkitan Nasional, oleh Jenderal Djoko Santoso
Panglima TNI). Di tengah-tengah se-mangat kita mengusung reformasi
nasional menuju masa depan bangsa yang lebih baik, kita pun dirisaukan
dengan berbagai fenomena yang mengindikasikan menurun-nya semangat
nasionalisme bangsa kita.
Djisman S Simanjuntak
Doktor yang menekuni ekonomi mikro dan makro,
ini mengatakan kinerja ekonomi Indonesia 2007
secara keseluruhan patut disebut sedang. Menurut
Direktur Eksekutif Prasetya Mulia Business School dan Ketua Dewan
Penyantun CSIS, itu
sangat mungkin kinerja sedang itu akan bertahan pada 2008.
Salahuddin Wahid
Hadis Riwayat An Nasai, Baihaqi, Ibnu Huzaimah, dan Thabrani, dari
Abi Ubaidah RA: "Saya mendengar Rasulullah bersabda, ’Puasa adalah
perisai selama yang bersangkutan tidak merusak.’ Lalu ada yang bertanya,
’Dengan apa merusaknya?’ Jawab Rasulullah SAW, ’Dengan berbohong atau
bergunjing.’"
Agus Widjojo
Deputi Unit Kerja Presiden untuk Pengelolaan Program Reformasi (UKP3R), Mantan Kepala Staf Teritorial TNI dan
Wakil Ketua MPR RI Agus Widjojo, seorang perwira tinggi militer
berpangkat
Letnan Jendral TNI (Purnawirawan) yang terbilang konsern dan konsisten
dalam hal reformasi TNI.
Benny Susetyo pr
OPINI: Berbagai kejadian memilukan dan memalukan akhir-akhir ini membuat bangsa
ini kian kehilangan rasa optimistis untuk keluar dari krisis.
Busung lapar, polio, kurang gizi, kelaparan, krisis bahan bakar minyak, dan
seterusnya, membuat rasa optimisme menjadi bangsa yang kuat semakin
menipis. Umar Juoro
OPINI: Berbicara dalam “Paparan Akhir Tahun Ekonomi Politik CIDES 2006” di
Jakarta, Rabu (20/12) Ketua Dewan Direktur CIDES Umar Juoro mengatakan
Indonesia memasuki tahun 2007 memiliki banyak persoalan serius. Hal itu
terkait dengan masih tingginya angka pengangguran dan kemiskinan.
Indria Samego
OPINI: Berbicara dalam “Paparan Akhir Tahun Ekonomi Politik CIDES 2006” di
Jakarta, Rabu (20/12), Anggota Dewan Direktur CIDES Indria Samego
mengatakan, memasuki tahun ketiga kepemimpinan SBJ-JK Indonesia masih
akan diwarnai oleh dinamika persoalan hubungan sipil dan militer.
Syaykh Dr Abdussalam Panji Gumilang
IDUL
FITRI 1427 H: Beraktivitas untuk mencapai masa depan terhormat,
memerlukan pengendalian diri, masing-masing pada proporsinya. Itulah
wujud interdependensi.
Syaykh al-Zaytun AS Panji Gumilang mengemukakan hal itu pada Khutbah
‘Ied al-Fithri 1427 H/2006 M, di Kampus Al-Zaytun, 24 Oktober 2006. OPINI: Ahmad Fuad Fanani
Pluralisme
agama dalam sebuah komunitas sosial menjanjikan dikedepankannya prinsip
inklusivitas. Sebab, pada
dasarnya masing-masing agama mempunyai berbagai klaim kebenaran yang
ingin ditegakkan terus, sedangkan realitas masyarakat terbukti
heterogen secara kultural dan religius.
OPINI: Syamsul Arifin
Islam radikal atau Islam garis
keras tidak pernah berhenti dibicarakan. Kali ini genre Islam tersebut
kembali memantik kontroversi menyusul pernyataan Menteri Pertahanan
Juwono Sudarsono tentang adanya partai Islam yang disusupi kelompok
Islam garis keras.
OPINI: Novriantoni
Sekilas
terlihat, kasus Nasr Hamid, Amr Khalid, masjid di Libia, sweeping “buku
kiri” dan pendudukan media, berdiri sendiri-sendiri dan tampak berbeda.
Tapi sebetulnya, semua itu termasuk antrian problem serius dunia Islam:
kebebasan berekspresi masih payah.
Bismar Siregar
Korupsi hati nurani ! Teringat kembali pernah menulis di tahun 90 an
bagaimana cara memberantas korupsi. Tulisan itu berjudul Memberantas
Korupsi dengan Hati Nurani. Benar, apa yang dilukiskan Sjamsoe'oed
Sadjad tentang Korupsi Waktu, korupsi apapun bentuk dan wujudnya, tiada
lain berawal dari korupsi HATI NURANI.
Syaykh Dr Abdussalam Panji Gumilang
Indonesia semestinya dapat menjadi rumah tempat berteduh bagi individu
(bangsa) penghuninya yang majemuk. Para penghuni semestinya tampil
sebagai aktor pembangunan sikap dan jiwa altruistik. Sekat-sekat budaya, ras dan agama
semestinya tidak menjadi penghambat.
►Versi
Word
Tajuk Kompas
Kompas 30/11/2005: Mengapa kita katakan
nasib buruk? Karena pengusaha Probosutedjo yang dituduh melaku-kan tindak
korupsi telah habis diperas, tetapi tetap harus menerima hukuman.
Pengakuannya, sejak tingkat pengadilan pertama hingga kasasi, pihaknya
sudah mengeluarkan dana Rp 16 miliar untuk para penegak hukum.
Oleh: Ir Rauf Purnama, Ketua Umum PII (7)
Untuk Kesejahteraan Rakyat.
Indonesia adalah negara kaya namun relatif masih belum makmur dan
sejahtera. Hal itu terlihat dari masih rendahnya angka GDP (Gross
Domestic Product), penerimaan pemerintah dari Pajak (PPn dan PPh), Non
Pajak, cadangan devisa, serta masih sempitnya lapangan pekerjaan.
Indria Samego
Konsolidasi demokrasi itu ternyata lebih mudah diucapkan ketimbang
dipraktekkan. Bayangan tentang sebuah masa
pasca transisi yang menjadikan Indonesia semakin kuat, bukannya kian konkrit melainkan makin kabur.
Bahkan
kekuatiran tentang akan adanya pembalikan atas
kecenderungan politik akhir-akhir ini, bukannya tanpa
alasan.
Prof.Dr. Laurence Adolf Manullang (6)
Persepsinya terhadap kultur sangat positif. Saat ini, meskipun Laurence
adalah seorang ekonom, penyandang Doktor Ekonomi dengan jalur minat utama
Management Akuntansi, tetapi senang dan sedang mengadakan penelitian
mengenai kultur Indonesia, untuk digunakan sebagai motivasi etos kerja.
Frans Seda
Dalam pengalaman aktivitas politik, saya mengenal dua tipe politisi, yakni politisi yang dalam mengambil sikap
mendahulukan popularitas politik, dan yang mengutamakan kepribadian
politiknya. Ini tidak berarti bahwa seseorang yang memiliki kepribadian
politik tidak juga memperhatikan masalah popularitas, dan sebaliknya.
Jusuf Wanandi
Susilo B Yudhoyono dan
Megawati maju ke putaran kedua. Banyak yang bertanya,
siapa yang sepantasnya dipilih? Ada pendapat, di antara keduanya tidak ada
perbedaan besar, maka pilihan di bilik pemilu 20 September nanti bisa
dibuat dengan mata tertutup. Ada pula pendapat, keduanya sama tidak menjanjikan, maka
sebaiknya golput.
Ir Rauf Purnama
Di antara Vietnam dan Thailand. Tidak banyak orang yang
menduga kalau Vietnam akan mampu menyelenggarakan SEA Games yang tidak
kalah hebatnya dengan Sea Games sebelum-sebelumnya.
|
|