A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
:: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka ::
  H O M E
 ► Home
 ► Biografi
 ► Versi Majalah
 ► Berita
 ► Buku
 ► Galeri
 ► Link
 ► Pengusaha
 ► Company Profile
 ► Bankir
 ► Search
 ► Poling Tokoh
 ► Selamat HUT
 ► Pernikahan
 ► In Memoriam
 ► Majalah TI
 ► Redaksi
 ► Buku Tamu
 

 
  C © updated 05022004  
   
  ► e-ti/ey.com  
  Nama
Dr. Mochtar Riady (Lie Mo Tie)
Lahir
Malang, Jawa Timur, 12 Mei 1929
Jabatan:
Pendiri Grup Lippo dan Universitas Pelita Harapan
 
 
     
 
BERITA

Dr. Mochtar Riady

Mundur dari Komut LippoBank

Jakarta, Kompas 5/3/2005: Pemegang saham Bank Lippo, Mochtar Riady, mengundurkan diri sebagai Komisaris Utama Bank Lippo. Posisi Mochtar akan digantikan oleh Christopher J Williams yang ditunjuk oleh Konsorsium Swissasia Global. Posisi Mochtar Riady saat ini sebagai honorary chairman (pemimpin kehormatan) dan penasihat senior di Bank Lippo.
 

Dr. Mochtar Riady

Entrepreneur Of The Year 2004 Finalists

Mochtar Riady’s career in banking started in 1960 when he gathered together a group of investors to acquire a small local bank. Subsequently he moved to Bank Buana in 1964 and in 1970 to Panin Bank. Each bank that had previously been in a weak condition was turned around into a sound financial institution.

 

 

 

         

Dr. Mochtar Riady

Sambut Era Globalisasi dan Liberalisasi

Di Grup Lippo konon ada tiga filsuf. Yang pertama Mochtar Riady, kedua James Tjahaya Riady, dan yang terakhir Roy Edu Tirtadji. Mereka adalah pemikir yang menentukan arah bisnis semua perusahaan-perusahaan yang bernaung di bawah bendera Lippo.

     

Dr. Mochtar Riady

Investor Asing akan Kembali

Konglomerat Mochtar Riady optimis perekonomian Indonesia akan bangkit kembali seusai Pemilu Presiden. Hal ini dikatakannya kepada wartawan usai menghadiri peresmian Malang Town Square (MTS), sebuah pusat perbelanjaan di Kota Malang, Selasa (10/8). "Investor asing akan datang setelah melihat Pemilu berlangsung aman," kata Mochtar.