|
Marty Natalegawa
Dia diplomat muda yang
tengah menuju puncak karir dan tampaknya tengah dipersiapkan menjadi
Menlu. Setelah dipercaya menjadi Dubes RI untuk Inggris, pria kelahiran Bandung 22 Maret
1963, ini kemudian tak berapa lama diangkat menjadi Wakil Tetap RI untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Dada Rosada
Kunci keberhasilan Dada Rosada, adalah keteladanan dan kesungguhan
melaksanakan tugas sebagai Walikota Bandung (2003-2008). Luluasn S2 STIA
LAN-RI, kelahiran Ciparay, Bandung, 29 April 1947, ini kembali
dicalonkan Partai Golkar dan PDI-P berpasangan dengan Ayi Vivananda.
Dra Rustriningsih Msi
Kini,
dia srikandi Jawa Tengah. Terpilih menjadi Wagub perempuan pertama
Provinsi Jateng 2008-2013. Sebelumnya, dia bupati perempuan pertama Kabupaten Kebumen,
dua periode. Dia sudah menjadi bupati semasih gadis. Alumni S2 UGM, ini
seorang kader PDI-P yang berpotensi menjadi Srikandi Indonesia.
Titie Said
Novelis yang memimpin Lembaga Sensor Film (LSF), Titie Said mengakui
banyak sinetron yang tidak melalui sensor LSF dengan alasan kejar tayang. Di sisi lain, sanksi yang ditentukan
UU No 8/1992 untuk pelanggaran seperti itu dinilai terlalu ringan, yakni
hukuman kurung maksimal satu tahun atau denda Rp 40 juta.
Rocky Gerung
OPINI: Tahukah negara di mana alamat “Surga” dan berapa nomor
telepon “Neraka”? Berhakkah negara menentukan “akhirat” seseorang?
Berbagai forum evaluasi kebebasan beragama di
negeri ini tiba pada kesimpulan yang sama: Negara gagal melindungi hak
warga negara menjalankan agama/kepercayaannya!
Dr. Sri Mulyani Indrawati
Ia primadona, cerdas, jelita dan populer. Kiprahnya sudah teruji di birokrasi dan lembaga internasio-nal.
Kurang dari empat tahun, tiga jabatan menteri disandangnya, setelah
sebelumnya menjadi konsultan di USAid dan
Executive Director IMF. Dia perempuan dan pemimpin muda berpotensi jadi
presiden.
Soetardji Calzoum Bachri
Pria kelahiran 24 Juni 1941 ini digelari 'presiden penyair Indonesia'.
Menurut para seniman di Riau, kemampuan Soetardji laksana rajawali di
langit, paus di laut yang bergelombang, kucing yang mencabik-cabik dalam
dunia sastra Indonesia. yang sempat membeku dan membisu setelah Chairil
Anwar pergi. RM Roy Suryo (01)
Siapa yang tak kenal dengan Roy Suryo. Dia pakar multimedia
yang kesohor. Dengan talenta yang dimiliki, pria kelahiran Yogyakarta,
18 Juli 1968, ini begitu lancar dan gamblang mengungkap beberapa kasus
foto-foto di internet melalui penelusuran yang berhubungan erat dengan
dunia teknologi informasi.
John Ario Katili (1929-2008)
OBITUARI: Mantan Wakil Ketua MPR Prof Dr John Ario Katili meninggal dunia Kamis
19 Juni 2008 sekitar pukul 17.30 di RSPI
Jakarta. Doktor pertama di bidang geologi dari ITB (cum laude 1960) kelahiran Gorontalo, 9 Juni 1929,
itu meninggal akibat pembuluh darah di bagian kakinya pecah.
Tuan MH Manullang (1887-1979)
Digelari Tuan Manullang, seorang jurnalis
pejuang perintis pers dan kemerdekaan. Saat berusia 19 tahun telah menerbitkan
koran Binsar Sinondang Batak (1906). Juga menerbitkan koran Soara
Batak (1919-1930) untuk menentang penindasan Belanda.
Akibat tulisannya, ia dipenjara di Cipinang.
Tamrin Amal Tomagola
Profesor Sosiologi dari Universitas Indonesia ini sangat banyak tahu
tentang konflik komunal yang belakangan sering terjadi di Indonesia.
Doktor bidang sosiologi media, University of Esex UK (1990), kelahiran Galela, Halmahera Utara, 17 April 1947,
ini sangat banyak menulis perihal konflik komunal tersebut.
Prof Ris Syamsuddin Haris
Surat
Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Dalam Negeri, dan Jaksa Agung
tentang nasib Jemaat Ahmadiyah Indonesia adalah contoh mutakhir bahwa
pemerintah cenderung bekerja berdasar tekanan publik. Pemerintah tidak
memiliki orientasi dan visi yang jelas, ke mana bangsa ini hendak dibawa.
Aburizal Bakrie (01)
Menko Kesra ini disebut sebagai
orang terkaya se Asia Tenggara. Dia pengusaha yang terbilang pa-ling
gemilang pada 10 tahun reformasi. Selain bisa keluar
dari krisis ekonomi yang mengancam perusaha-annya Bakrie Grup, bahkan
menduduki posisi penting di pemerintahan dan dalam tempo singkat semakin
kaya.
|
|
|
|
|
|
|
|
 |
|
 |
|
|
|
|
|
|
|
 |
Ch Robin Simanullang
Bagian Satu: Setiap kali mengunjungi Al-Zaytun, kami selalu menemukan
inspirasi yang menjadi pencerahan dan guide to action untuk
berbudaya toleransi dan perda-maian. Inspirasi yang memberi
jawaban, bagaimana agar setiap orang (penulis) melalui karyanya menjadi
berguna bagi sesama dan rahmat bagi semesta alam.
Zuhairi Misrawi
Intelektual muda NU
(Islam), kolomnis dan peneliti pemikiran
keislaman kontemporer. Direktur Moderate Muslim Society (MMS) dan Ketua PP Baitul Muslimin
Indonesia ini lahir di Sumenep, Madura, 5 Pebruari 1977. Menamatkan S1
Fakultas Ushuluddin, Universitas al-Azhar, Kairo-Mesir (2000).
|
 |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
 |
|
 |
|
|
|
|
|
|
|
 |
Sukardi Rinakit
Sukardi Rinakit, Direktur Eksekutif Soegeng Sarjadi Syndicate (SSS)
seorang peneliti, pembicara, dan penulis di berbagai lembaga dan media
nasional maupun internasional. Lulusan S-1 Fisip Universitas Indonesia
dan S-3 Political Science, National University of Singapore, ini lahir
di Madiun, 5 Juni 1963.
Deliar Noer (1926-2008)
OBITUARI:
Cendekiawan ilmu politik yang kritis Prof Dr Deliar Noer MA meninggal
dunia dalam usia 82 tahun Rabu 18 Juni 2008 pukul 10.30 di RSCM, Jakarta. Mantan Rektor IKIP Jakarta kelahiran Medan
9 Februari 1926, itu meninggalkan istri tercinta,
Zahara (76), dan seorang anak, Dian, dan tiga cucu.
|
 |
|
|
|
|
|
|
|