A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
:: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka ::
  P R O F E S I
 ► Advokat
 ► Akuntan
 ► Arsitek
 ► Bankir
 ► CEO-Manajer
 ► Dokter
 ► Guru-Dosen
 ► Konsultan
 ► Kurator
 ► Notaris
 ► Peneliti-Ilmuwan
 ► Pialang
 ► Psikolog
 ► Seniman
 ► Teknolog
 ► Wartawan
 ► Profesi Lainnya
 ► Search
 ► Poling Tokoh
 ► Selamat HUT
 ► In Memoriam
 ► Majalah TI
 ► Redaksi
 

 


 
DOKTER  
PROFESI DOKTER  
   
 

a - z

Abdul Radjak, H.Dr
AB Susanto

Achmad Sujudi, Dr, MHA

Arry Harryanto Reksodiputro
Aulia Sani

► Azrul Azwar, M.P.H, Dr
► Boenyamin Setiawan, Dr.

Chairuddin Panusunan Lubis
David Handojo Muljono

Eka Julianta Wahjoepramono

Kanserina Esthera Dachi

► Kartono Mohamad, Dr.
Mahar Mardjono, Prof Dr
Paul Tahalele

Poorwo Soedarmo

► Pratiwi PudjiLestari Sudarmono, DR
► Radja Pingkir Sidabutar, Prof Dr
Retno Iswari Tranggono

Roemwerdiniadi Soedoko

Samsuridjal Djauzi

► Satyanegara, M.D. Prof Dr

Siti Fadilah Supari

Soedarto, dr, DTMH PhD
Supartondo

Sutaryo

► Suwardjono Surjaningrat, Dr

Usman Chatib Warsa, dr, SpMK PhD
Vennetia Danes

► Yusuf Hanafiah, Prof Dr

SUSUNAN PERSONALIA PENGURUS BESAR IKATAN DOKTER INDONESIA MASA TUGAS 2006 - 2009
 

Dewan Penasihat
1. Prof. DR. Dr. Idris Idham, Sp.JP (K),FESC,FIHA
2. Prof. Dr. Ratna S. Samil, Sp.OG (K)
3. Prof. Dr. Sofyan Ismael, Sp.A (K)
4. Dr. Soedoko Sidohoetomo, Sp.PA
5. Prof. DR. Dr. Idrus A Paturusi, Sp.B, Sp.BO
6. Prof. Dr. Hardyanto Soebono, Sp.KK (K)
7. Dr. H. Hakim Sorimuda Pohan, Sp.OG
8. Dr. M. Aidy Rawas
9. Prof. DR. Dr. Gulardi Wiknjosastro, Sp.OG
10.Dr. Broto Wasisto, MPH
11.Dr. Mulyono Soedirman, Sp.B, Sp.BO, MBA
12.Prof. DR. Dr. Sudarto Ronoatmodjo, MSc
13.Prof. DR. Dr. Hasbullah Thabrany, MPH.Dr.PH
14.Dr. Samsi Jacobalis, Sp.B
15.Dr. Farid W Husain, Sp.B, Sp.BD
16.Dr. Kartono Mohamad
17.Prof. DR. Dr. Azrul Azwar, MPH
18.Dr. Merdias Almatsier, Sp.S (K)
19.Prof. DR. Dr. M. Ahmad Djojosugito, MHA
20.Dr. Achmad Husaini, Sp.OG

Ketua Umum
DR. Dr. Fachmi Idris, M.Kes

Ketua Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK)
DR. Dr. Agus Purwadianto, SH, Sp.F

Sejarah
Cikal bakal lkatan Dokter Indonesia adalah perhimpunan yang bernama Vereniging van lndische Artsen tahun 1911, dengan tokohnya adalah dr. J.A.Kayadu yang lama menjabat sebagai ketua dari perkumpulan ini. Selain itu, tercatat nama-nama tokoh seperti dr. Wahidin, dr, Soetomo dan dr Tjiptomangunkusumo, yang bergerak dalam lapangan sosial dan politik. Kemudian dikenal pula dr. Mangkoewinoto, dr. Soesilo dan dr. Kodijat yang berjuang dibidang penyakit menular, juga dr. Kawilarang, dr. Sitanala. Dr. Asikin Widjajakusumah dan dr. Sardjito. Nama yang terakhir ini terkenal dengan majalahnya Medische Berichten yang diterbitkan di Semarang bersama-sama dr. A. Moechtar dan dr. Boentaran. Pada tahun 1926 perkumpulan berubah namanya menjadi Vereniging van lndonesische Geneeskundige (VIG).

Menurut Prof Bahder Djohan yang pernah menjadi sekretaris VIG selama 11 tahun (1928-1938), perubahan nama ini dengan landasan politik yang menjelma dari timbulnya rasa nasionalisme (karena dokter pribumi dianggap sebagai dokter kelas dua) sehingga membuat kata "Indische" menjadi "Indonesische" dalam VIG. Dengan demikian, profesi dokter telah menimbulkan rasa kesatuan, atau paling tidak meletakkan sendi-sendi rasa persatuan.

Ikatan Dokter Indonesia (IDI)
Jl. Dr. Sam Ratulangi No. 29
Jakarta Pusat 10350
Phone Number : 62-(021)-3900473
62-(021)-3150679
Fax Number : 62-(021)-3900473

Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI)
Ketua:
drh. Sri Dadi Wiryosuhanto
RS. Hewan Jakarta
Jl. RM. Harsono No. 28
Jakarta Selatan 12550
Phone Number : 62-(021)-7891093
62-(021)-7891095
62-(021)-7891091
Fax Number : 62-(021)-7891094


 

dr Usman Chatib Warsa SpMK PhD

Berobsesi Mengubah Budaya Akademik UI

Setelah melalui proses pemilihan yang ketat dan panjang, dr Usman Chatib Warsa SpMK PhD (55) terpilih menjadi Rektor Universitas Indonesia (UI) periode 2002-2007. Usman memperoleh 15 suara, unggul tipis dari Prof Dr Martani Huseini 14 suara, dalam pemungutan suara Majelis Wali Amanat (MWA)-UI di Kampus UI Depok, Rabu 14/8/02.

 

Prof dr Soedarto DTMH PhD

Temuannya Dipakai Dephan AS

Prof dr Soedarto DTMH PhD termasuk ilmuwan gaek di kampusnya. Mantan Rektor Unair (Universitas Airlangga) ini memiliki sebuah karya ilmiah yang terbilang cukup dasyat. Yaitu metode yang mampu mengembangbiakkan satu virus demam berdarah menjadi satu juta kali lipat.

 

Prof Dr Arry Harryanto Reksodiputro

Bekerja dengan Kepekaan Sosial

Konsisten dalam prinsip, teguh dalam keyakinan agama, namun tetap menyadari adanya kelemahan sebagai manusia. Itulah potret pribadi Prof. Dr. dr. Arry Harryanto Reksodiputro. Bagi anggota Tim Dokter Ahli Presiden RI, ini hidup adalah tantangan dan agama adalah modal untuk menghadapi tantangan itu. Ia seorang dokter yang memiliki kepekaan sosial cukup tinggi dan menganut prinsip bekerja untuk kepentingan masyarakat. 

Dr. Aulia Sani

Spesialis Jantung yang Bersahaja

Pesan sang ayah dan dukungan istri membuat Dr. Aulia Sani, menjadi dokter yang tidak materialistis, lebih penting menolong orang daripada uang. Ia juga murah hati dalam berbagi ilmu, sangat mencintai Indonesia dan mendedikasikan hidupnya mendidik masyarakat agar terhindar dari penyakit jantung.

 

Kanserina Esthera Dachi

Dokter Spesialis di Nias

Kanserina Esthera Dachi, dokter spesialis penyakit dalam yang bangga dan bahagia memilih melayani di daerah 'terisolasi' Pulau Nias. Tidak banyak dokter yang bahagia mengambil pilihan merelakan kepentingan sendiri, hidup jauh dari keluarga, meski pilihan hidup "lebih baik" di kota bisa digenggamnya.

 

Retno Iswari Tranggono

Inspirator Kosmetik Indonesia

Ketua Himpunan Ilmuwan Kosmetika Indonesia dan Predir PT Ristra Indolab, ini seorang inspirator kosmetik Indonesia. Membuka usaha bidang kosmetika dengan berbasis ilmu medis. Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin FKUI, ini membagikan ilmu dan pengalaman dalam buku otobiografinya.

 

AB Susanto

Sukses dalam Tiga Keahlian

Tidak semua orang bisa sukses menguasai tiga bidang keahlian berbeda dalam waktu bersamaan.  Satu di antaranya Alfonsus Budi Susanto yang akrab disapa AB Susanto. Pria kelahiran Yogyakarta, 5 September 1950 ini seorang ahli kesehatan  (diabetes), ahli manajemen dan ahli permata, khususnya berlian.

 

Prof dr Supartondo, SpPD, KEMD, KGer

Melayani Berlandaskan Empati

Prof dr Supartondo, SpPD, KEMD, KGer dikenal sebagai sosok yang sangat peduli pada layanan holistik untuk pasien. Dokter kelahiran Purwakarta, 7 Mei 1930, itu sangat memerhatikan pendidikan, efektivitas pembiayaan layanan kesehatan, komunikasi antara dokter dan pasien berlandaskan empati yang pada akhirnya merupakan bagian dari etika profesi.

 

Samsuridjal Djauzi

Peduli Penderita HIV/AIDS

Guru Besar Tetap Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) ini sungguh mewarnai hidup dengan Surat An-Nisa 36: ”Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu bapak, karib kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin.” Ayat Al-Quran itu dikutip pria kelahiran Bukit Tinggi, 3 Mei 1945 dalam buku pidato pengukuhan sebagai guru besar FKUI.

 

Vennetia Danes

Peneliti Berkelas Dunia

Vennetia Ryckerens Danes membuat dua pemegang Nobel kedokteran dari Max Plank Institute (Jerman), Prof Bert Sakmann dan Prof Erwin Neher, berdecak kagum. Kedua guru besar itu tidak menduga dokter kelahiran Manado, 27 Maret 1962, ini menyimpan potensi sebagai peneliti berkelas dunia.

 

Dr Eka Julianta Wahjoepramono Sp BS

Dokter Ahli Bedah Saraf

Dia salah seorang dokter ahli bedah saraf yang masih terbilang langka di Indonesia. Dia bahkan sudah menemukan teknologi baru operasi bedah saraf otak, yakni melalui hidung yang disebutnya dengan Trans Clival. Selama kurun waktu 10 tahun, dr Eka sudah menangani operasi 2.839 penderita.

 

Prof Sutaryo

Penemu Cara Mudah Deteksi DB

Ada cara ”mudah” mendeteksi seseorang menderita penyakit demam berdarah atau tidak, yakni dengan melihat perubahan darah. Jika sel darah limfosit warna biru seseorang mencapai 4 persen, berarti sudah merupakan indikasi bahwa yang bersangkutan menderita penyakit tersebut.

 

Profesor dr Roemwerdiniadi Soedoko SpPA

Ratu Penanggulangan Kanker

Tanggal 10 Oktober 2005 lalu, seharusnya ia berada di Geneva untuk menerima penghargaan International Star For Quality Award, kategori penghargaan emas di bidang kemanusiaan. Namun karena tidak ada biaya, Prof dr Roemwerdiniadi Soedoko SpPA terpaksa mengurungkan niatnya berangkat. 

 

Profesor Dr dr Paul Tahalele

Gula Pasir Penyembuh Luka

Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, ini memang identik dengan gula pasir. Di tangan ahli bedah jantung dan pembuluh darah dan Kepala Laboratorium Ilmu Bedah Rumah Sakit Umum Dr Soetomo Surabaya ini gula pasir digunakan untuk memperlambat pembusukan luka, khususnya luka bernanah.

 

Siti Fadilah Supari

Tegas dan Pekerja Keras

Mantan Kepala Pusdalit RS Jantung Harapan Kita, ini menyatakan kaget dan sempat shock saat diundang lewat telepon oleh utusan Presiden Yudhoyono, untuk berdialog dengan presiden, Rabu malam 20 Oktober 2004, beberapa jam sebelum pengumuman Kabinet Indonesia Bersatu. Dia diangkat menjabat Menteri Kesehatan (Menkes) RI.

 

Dr. Achmad Sujudi, MHA

Prinsip Dahulukan Kewajiban

Ibarat mutiara ditaruh di mana pun akan tetap berkilau dan bercahaya. Begitu pula seseorang yang berorientasi pada tugas dan selalu mendahulukan kewajiban akan bercahaya di mana pun ditempatkan. Prinsip mendahulukan kewajiban itu tercermin dalam kisah Dr Achmad Sujudi, MHA, Menteri Kesehatan RI.

 

David Handojo Muljono

Tekuni Penelitian Hati

Peneliti senior dari Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, ini terdorong menekuni penelitian hati agar Indonesia mandiri dan tak tergantung pada negara lain dalam hal vaksin dan alat diagnostik untuk hepatitis B. Menurutnya, Indonesia sebagai wilayah endemis hepatitis B, merupakan pasar potensial bagi vaksin dan alat diagnostik untuk hepatitis B.

 

Prof. Chairuddin Panusunan Lubis

Si Abang nan Lembut, Jujur dan Tegas

Ada tiga prinsip yang dipegang dokter yang setiap hari memeriksa ratusan anak-anak ini dalam memimpin USU. Ketiga prinsip itu ialah lemah-lembut, jujur dan tegas. Rektor Universitas Sumatera Utara  yang selalu menyebut mahasiswa sebagai "adik-adik" ini masih terbiasa disapa dengan kata "abang" oleh junior dan adik-adiknya itu.

 

In memoriam: Mahar Mardjono

Sang Teladan dan Simbol Moral

Prof Dr Mahar Mardjono (79), meninggal dunia di RSCM, Jakarta, Kamis 19/09/02 sekitar pukul 16.38 WIB. Mantan Rektor UI (1974-1982) dan mantan Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) 1982-1985, yang sangat dikenal dengan kejujuran, integritas, dan keteguhan itu tutup usia di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) setelah lima hari dirawat karena menderita sakit komplikasi jantung dan ginjal.

 

Dr. H. Abdul Radjak:

Harapan Baru Pemberdayaan Rakyat

Calon Gubernur DKI ini mengatakan arah dan buah reformasi harus bermuara pada peningkatan partisipasi dan kesejahteraan rakyat. Jadikan Jakarta ‘kampung halaman’ metropolis bagi insan dunia.